Kadu Jadi Cahaya PSBS di Tengah Tekanan BRI Super League
Penjaga gawang PSBS Biak, Kadu, tampil menonjol sepanjang BRI Super League 2025/2026. Hingga pekan ke-18, kiper asal Angola tersebut berhasil masuk lima besar kiper dengan catatan penyelamatan terbanyak.

Performa impresifnya menjadikan Kadu sebagai salah satu pemain paling konsisten di skuad Badai Pasifik. Dalam banyak pertandingan, Kadu kerap menjadi tembok terakhir yang menyelamatkan PSBS dari kebobolan lebih banyak gol. Refleks cepat, postur ideal, dan keberanian membaca arah bola membuatnya sering memenangkan duel satu lawan satu.
Tak heran jika namanya mulai mencuri perhatian publik Liga Indonesia. Sayangnya, performa individu Kadu belum sejalan dengan hasil tim secara keseluruhan. PSBS Biak masih tertahan di papan bawah klasemen dan belum mampu keluar dari tekanan persaingan zona degradasi meski sang kiper tampil gemilang hampir di setiap laga.
Kabar Gembira bagi pecinta bola, khususnya Timnas Garuda. Ingin tau jadwal timnas dan live streaming pertandingan timnas? Segera download!
PSBS Masih Berjuang di Papan Bawah
Hingga pekan ke-18, PSBS Biak berada di peringkat ke-15 klasemen sementara dengan raihan 16 poin. Tim mencatatkan empat kemenangan, empat hasil imbang, dan sepuluh kekalahan. Catatan tersebut menunjukkan bahwa PSBS masih kesulitan menjaga konsistensi permainan.
Masalah utama PSBS bukan hanya di lini belakang, tetapi juga pada koordinasi tim secara keseluruhan. Meski Kadu tampil luar biasa, tekanan yang terus-menerus dari lawan membuat pertahanan PSBS bekerja ekstra keras hampir di setiap pertandingan.
Dalam kondisi seperti ini, peran kiper menjadi sangat krusial. Tanpa kontribusi Kadu, PSBS berpotensi berada di posisi yang lebih buruk. Kehadirannya setidaknya memberi harapan dan menjaga selisih gol tim tetap terkendali.
Baca Juga: Persib Siap Memperkenalkan Layvin Kurzawa untuk Perkuat Lini Belakang
Apresiasi Pelatih untuk Kadu

Caretaker pelatih PSBS, Kahudi Wahyu Widodo, memberikan pujian khusus kepada Kadu. Menurutnya, kiper berusia 31 tahun itu merupakan bagian penting dari sistem pertahanan tim. Aksi-aksi penyelamatan Kadu dinilai sangat menentukan dalam menjaga daya saing PSBS.
Kahudi juga menyoroti kemampuan Kadu dalam membaca permainan. Dengan tinggi badan 190 cm dan pengalaman bermain di level Eropa, eks kiper FC Porto itu dinilai memiliki kualitas di atas rata-rata untuk Liga Indonesia. Kemampuannya mengantisipasi bola mati dan tembakan jarak dekat menjadi nilai tambah.
Pelatih PSBS berharap Kadu bisa terus tampil maksimal, tidak hanya untuk tim tetapi juga untuk perkembangan kariernya sendiri. Ia menyebut bahwa performa konsisten akan membuka peluang lebih besar di masa depan, baik di dalam maupun luar negeri.
Kiper Paling Sibuk di Liga
Pada laga melawan Persib Bandung, Kadu kembali menunjukkan kualitasnya. Meski PSBS kalah tipis 0-1 dari pemuncak klasemen, aksi Kadu membuat banyak peluang Persib gagal berbuah gol. Penampilannya mendapat banyak pujian dari berbagai pihak.
Berdasarkan data I.League, Kadu telah mencatatkan 63 penyelamatan sepanjang musim ini. Angka tersebut menempatkannya di posisi keempat daftar kiper dengan saves terbanyak di BRI Super League. Ia hanya kalah dari Nadeo Argawinata, Mike Hauptmeijer, dan Ernando Ari. Statistik tersebut menunjukkan betapa sibuknya Kadu menjaga gawang PSBS.
Meski telah kebobolan 33 gol dan baru mencatat tiga clean sheet, kontribusinya tetap sangat vital. Di tengah keterpurukan tim, Kadu tampil sebagai salah satu pemain paling menonjol di kompetisi musim ini. Simak dan ikuti terus informasi seputar Liga 1 Indonesia terbaru secara lengkap hanya di liga1indonesia.id.