Pelatih Dewa United Kritik Tim Meski Menang di Derbi Banten
Dewa United berhasil menguasai Derbi Banten setelah menaklukkan Persita Tangerang 1-0 di Indomilk Arena, Kamis (26/2/2026). Satu-satunya gol dicetak oleh Ricky Kambuaya, gelandang asal Papua yang menjadi pahlawan kemenangan tim.

Meski meraih tiga poin, pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, tidak sepenuhnya puas. Ia menilai performa tim masih memiliki catatan yang perlu diperbaiki. Bagi Jan, kemenangan saja tidak cukup sebagai ukuran kesuksesan, meski ia mengakui pentingnya tiga poin dalam laga tandang.
Menurut Jan, pengalaman lebih dari tiga tahun di Indonesia menunjukkan bahwa orang sering menilai kemenangan dari hasil akhir, bukan kualitas permainan. Ia menegaskan, sebagai pelatih, ada hal-hal teknis yang akan dibenahi demi peningkatan performa tim di laga-laga berikutnya.
Kabar Gembira bagi pecinta bola, khususnya Timnas Garuda. Ingin tau jadwal timnas dan live streaming pertandingan timnas? Segera download!
Perbaikan Penampilan Tim
Kemenangan atas Persita Tangerang dianggap penting karena Dewa United menghadapi jadwal yang padat akhir-akhir ini. Tekanan dari banyaknya pertandingan memaksa tim untuk tetap fokus dan konsisten. Jan menyatakan bahwa timnya mampu menyesuaikan diri dan meraih poin penuh meski bermain di kandang lawan.
Dewa United sebelumnya sempat terancam masuk zona degradasi pada putaran pertama BRI Super League 2025/2026. Namun, tim secara perlahan berhasil memperbaiki posisi mereka. Perbaikan ini terlihat dari konsistensi permainan Alexis Messidoro dan rekan-rekannya yang kini duduk nyaman di posisi kesembilan dengan 33 poin.
Kemenangan ini juga menjadi bukti kemampuan tim untuk bangkit dari tekanan. Para pemain menunjukkan disiplin tinggi dan semangat juang yang kuat, faktor penting bagi Jan dalam membangun tim yang kompetitif.
Baca Juga: Rahmat Hidayat Pulih Setelah Kolaps di Tengah Pertandingan
Menuju Laga Berat di Liga Domestik

Setelah Derbi Banten, Dewa United akan menjamu Bhayangkara FC pada Minggu (1/3/2026) di Indomilk Arena. Laga ini menjadi kesempatan tim untuk terus mempertahankan performa dan menambah poin di klasemen.
Jan menekankan bahwa setiap pertandingan adalah ujian bagi strategi dan fisik pemain. Tim harus bisa menjaga fokus karena jadwal padat tidak memberi banyak waktu untuk pemulihan. Laga melawan Bhayangkara FC diharapkan bisa menjadi pemanasan yang efektif untuk kompetisi berikutnya.
Persiapan mental dan fisik menjadi kunci agar Dewa United bisa tampil optimal. Pelatih Belanda itu menilai setiap laga domestik penting untuk menjaga momentum dan konsistensi sebelum menghadapi kompetisi internasional.
Harapan di Kancah Asia
Dewa United akan terbang ke Filipina pada 5 Maret untuk menghadapi Manila Digger dalam leg pertama perempat final AFC Challenge League 2025/2026. Laga ini menjadi ujian penting karena mereka kini menjadi satu-satunya wakil Indonesia setelah Persib Bandung tersingkir.
Satu pekan kemudian, leg kedua akan digelar di Indomilk Arena, Tangerang. Jan menekankan pentingnya menjaga performa stabil di kedua laga agar peluang tim melaju lebih jauh tetap terbuka. Fokus penuh dan strategi matang menjadi kunci sukses di kompetisi Asia.
Kehadiran Dewa United di kancah internasional diharapkan bisa meningkatkan reputasi klub dan memberi pengalaman berharga bagi para pemain. Bagi Jan, misi ini menjadi motivasi tambahan untuk terus membenahi tim dan meraih hasil maksimal di setiap pertandingan. Nantikan terus kabar terbaru seputar sepak bola Indonesia menarik lainnya hanya di liga1indonesia.id.