Pena Akui Terlambat Bertindak Saat Persija Dikalahkan Persebaya

Bagikan

Persija gagal membawa pulang poin usai terkena comeback dari Persebaya dalam lanjutan MD11 Liga 1 2024-2025. Pelatih Persija, Carlos Pena, mengakui jika dia terlambat bertindak sebelum gol-gol Persebaya terjadi.

Pena Akui Terlambat Bertindak Saat Persija Dikalahkan Persebaya
Momen perebutan bola saat laga Persebaya vs. Persija.

 

Dicomeback Akibat Dua Gol Cepat

Seperti yang diketahui, pada Jumat sore kemarin, Persebaya bertemu dengan Persija di Gelora Bung Tomo, Surabaya. Persija sebenarnya sempat unggul terlebih dahulu. Klub berjuluk Macan Kemayoran itu unggul di menit ke-43 usai Gustavo Almeida berhasil mengeksekusi penalti yang didapatkan Persija. Usai Paruh Waktu, Persija bahkan masih memegang kendali dan masih unggul hingga menit ke-66. Namun dalam waktu yang sangat singkat, semua berubah drastis bagi Persija.

Pada menit ke-67, Persebaya berhasil menyamakan kedudukan melalui Flavio Silva. Lalu di menit ke-72, Persebaya menyelesaikan comeback mereka usai Mohammed Rashid menciptakan gol. Hingga akhir laga, Persija tidak mampu mengejar ketertinggalan, sehingga harus puas pulang dari Surabaya dengan tangan kosong.

Hasil ini tentunya sangat mengecewakan untuk Persija. Pasalnya, sebelum laga ini, Persija sedang dalam tren positif dengan selalu meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir. Bahkan, dalam lima pertemuan terakhir dengan Persebaya, Persija tidak kalah dengan mengemas dua kemenangan dan tiga hasil imbang.

Pena Akui Terlambat Lakukan Pergantian Pemain

Pena Akui Terlambat Bertindak Saat Persija Dikalahkan Persebaya
Pelatih Persija, Carlos Pena.

 

Pena pun angkat bicara mengenai kekalahan Persija dalam wawancara usai laga berakhir. Menurutnya, Persija tidak pantas kalah. “Di laga ini kami sebenarnya tampil bagus. Di Babak Pertama, kami lebih baik dari mereka. Secara penguasaan bola dan peluang, kami lebih unggul. Tapi kami kemudian kebobolan cepat dalam rentang lima menit, sehingga mustahil untuk bangkit,” ujar Pena.

Sang pelatih kemudian mengakui jika dia terlambat melakukan pergantian pemain. “Saya sebenarnya sudah menyiapkan pergantian pemain sebelum gol terjadi untuk memperkuat lini pertahanan. Tapi karena kecolongan, kami terpaksa mengubah pergantian kami. Kami kemudian kebobolan lagi, sehingga rencana kami dari awal berantakan. Kami tidak bisa mengantisipasi gol-gol tersebut dengan baik dan kami harus membayar mahal untuk hal itu,” pungkas Pena.

Simak informasi sepak bola Liga 1 2024-2025 terbaru secara lengkap di shotsgoal.com.

Related Posts

Borneo FC Hadapi Persib Dalam Duel Perebutan Puncak Klasemen

Pertandingan tunda pekan ke-21 BRI Super League akan mempertemukan Borneo FC dan Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (15/03/2026) malam WIB. Duel ini diprediksi sengit karena kedua tim bersaing…

John Herdman Disarankan Panggil Ezra Walian ke Timnas Indonesia

Nama Ezra Walian kembali mencuat jelang digelarnya FIFA Series 2026 yang akan berlangsung pada 27-30 Maret. Penyerang Persik Kediri ini dianggap sebagai pemain kunci yang bisa masuk dalam starting XI,…

You Missed

Borneo FC Hadapi Persib Dalam Duel Perebutan Puncak Klasemen

Borneo FC Hadapi Persib Dalam Duel Perebutan Puncak Klasemen

John Herdman Disarankan Panggil Ezra Walian ke Timnas Indonesia

John Herdman Disarankan Panggil Ezra Walian ke Timnas Indonesia

Toni Firmansyah Selamatkan Persebaya dengan Posisi Baru di BRI Super League

  • By Dhiraj
  • March 4, 2026
  • 25 views
Toni Firmansyah Selamatkan Persebaya dengan Posisi Baru di BRI Super League

Pelatih Dewa United Kritik Tim Meski Menang di Derbi Banten

  • By M.Rangga
  • February 27, 2026
  • 16 views
Pelatih Dewa United Kritik Tim Meski Menang di Derbi Banten

Rahmat Hidayat Pulih Setelah Kolaps di Tengah Pertandingan

  • By M.Rangga
  • February 22, 2026
  • 14 views
Rahmat Hidayat Pulih Setelah Kolaps di Tengah Pertandingan

Persib Dibantai Ratchaburi FC dan Hodak Minta Maaf ke Bobotoh

  • By M.Rangga
  • February 12, 2026
  • 18 views
Persib Dibantai Ratchaburi FC dan Hodak Minta Maaf ke Bobotoh