LIGA 1 INDONESIA

Informasi Terupdate Liga 1 INDONESIA

PSIM Tetap Percaya Diri Meski Tiga Laga Tanpa Kemenangan

Bagikan

PSIM Yogyakarta tengah menjalani periode yang cukup menantang di BRI Super League 2025/2026. Dibawah ini akan ada penjelasan tentang berita bola menarik lainnya di .

PSIM Tetap Percaya Diri Meski Tiga Laga Tanpa Kemenangan

Dalam tiga pertandingan terakhir, Laskar Mataram belum mampu meraih kemenangan dan hanya mengoleksi dua poin. Hasil tersebut didapat dari dua kali imbang melawan PSBS Biak dan Persijap Jepara, serta satu kekalahan dari Persija Jakarta.

tebak skor hadiah pulsa  

Meski begitu, situasi ini tidak serta-merta membuat pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, merasa khawatir berlebihan. Ia menilai hasil imbang yang cukup sering diraih timnya justru mencerminkan konsistensi dan daya saing, bukan penurunan performa. Terlebih, PSIM datang ke musim ini dengan status sebagai tim promosi.

Kabar Gembira bagi pecinta bola, khususnya Timnas Garuda. Ingin tau jadwal timnas dan live streaming pertandingan timnas? Segera download!

aplikasi nonton bola shotsgoal apk

Van Gastel menegaskan bahwa timnya masih berada di jalur yang tepat. Menurutnya, kegagalan menang dalam beberapa laga bukan berarti PSIM tertinggal jauh dari klub-klub besar, melainkan hanya soal efektivitas dalam mengubah peluang menjadi kemenangan.

Perbandingan dengan Persib dan Borneo FC

Dalam komentarnya, Van Gastel secara terbuka membandingkan pencapaian PSIM dengan dua tim papan atas, Persib Bandung dan Borneo FC. Ia menyebut bahwa secara statistik kekalahan, PSIM sejatinya tidak kalah bersaing karena sama-sama baru menelan tiga kekalahan sejauh musim berjalan.

Pernyataan tersebut menunjukkan kepercayaan diri sang pelatih terhadap kualitas timnya. Ia menilai perbedaan utama antara PSIM dan tim-tim besar hanyalah jumlah kemenangan, bukan kualitas permainan atau daya saing di lapangan.

Bagi Van Gastel, fakta bahwa PSIM mampu menahan dan bahkan merepotkan banyak tim berpengalaman menjadi bukti bahwa Laskar Mataram layak diperhitungkan. Sebagai tim promosi, pencapaian ini dinilai sudah melampaui ekspektasi awal.

Baca Juga: Tinggalkan BRI Super League, Ong Kwim Swee Kini Pimpin NFDP Malaysia

Tim Promosi yang Bersinar di Papan Atas

PSIM Tetap Percaya Diri Meski Tiga Laga Tanpa Kemenangan

Hingga pekan ini, PSIM Yogyakarta menjadi satu-satunya tim promosi yang mampu bertahan di papan atas klasemen. Mereka kini menempati posisi keenam dengan raihan 24 poin hasil dari enam kemenangan, enam hasil imbang, dan tiga kekalahan.

Capaian tersebut terlihat cukup kontras jika dibandingkan dengan tim promosi lain. Bhayangkara FC masih berkutat di papan tengah, sementara Persijap Jepara harus berjuang keras di zona bawah klasemen. Hal ini semakin menguatkan posisi PSIM sebagai kuda hitam musim ini.

Van Gastel mengakui bahwa terlalu sering bermain imbang memang menjadi pekerjaan rumah. Namun di sisi lain, ia melihat hal tersebut sebagai indikasi bahwa PSIM adalah tim yang sulit dikalahkan, sebuah fondasi penting untuk bersaing di level tertinggi.

Standar Tinggi Sang Pelatih Perfeksionis

Sikap ekspresif Jean-Paul van Gastel di pinggir lapangan kerap menjadi sorotan. Banyak yang menilai gestur tersebut sebagai tanda frustrasi, namun sang pelatih menegaskan bahwa itu lahir dari standar tinggi yang ia tetapkan untuk timnya.

Van Gastel mengaku dirinya adalah sosok perfeksionis yang menuntut kualitas maksimal dari setiap pemain. Ia ingin setiap sentuhan bola, setiap keputusan, dan setiap pergerakan dilakukan dengan presisi tinggi demi perkembangan tim.

Meski terkadang tuntutan tersebut terasa berat, Van Gastel percaya pendekatan ini akan membawa PSIM ke level yang lebih baik. Dengan konsistensi, disiplin, dan mentalitas kuat, ia optimistis Laskar Mataram mampu terus bersaing dan mencatatkan musim yang membanggakan. Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengeksplor berita bola menarik lainnya di liga1indonesia.id.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.