Malut United Buktikan Ancaman, Persis Solo Terpuruk di Kandang

Bagikan

Persis Solo harus Terpuruk 1-3 dari Malut United dalam laga pekan ke-9 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Manahan. Dibawah ini anda akan melihat informasi mengenai sepak bola menarik hari ini yang telah dirangkum oleh .

Malut-United-Buktikan-Ancaman,-Persis-Solo-Terpuruk-di-Kandang

Kekalahan ini semakin memperburuk catatan buruk Laskar Sambernyawa yang kini telah melewati tujuh laga beruntun tanpa kemenangan. Yang lebih memalukan, ini adalah kekalahan ketiga Persis di kandang sendiri sepanjang musim ini.

tebak skor hadiah pulsa  

Pelatih Persis, Peter de Roo, mengaku sangat kecewa dengan performa timnya. Peringatannya tentang bahaya serangan balik Malut United terbukti tepat. “Saya sudah sempat mengatakan bahwa Malut United sangat berbahaya, terutama dalam serangan balik. Itulah yang membunuh kami pada laga ini,” ujar De Roo dalam konferensi pers usai pertandingan.

Kekalahan ini semakin mengukuhkan tren buruk Persis yang belum pernah menang di kandang sendiri musim ini. Sebelumnya, mereka juga takluk dari Persija Jakarta (0-3) dan Persijap Jepara (1-2), serta hanya mampu bermain imbang melawan Arema FC (2-2).

Kabar Gembira bagi pecinta bola, khususnya Timnas Garuda. Ingin tau jadwal timnas dan live streaming pertandingan timnas? Segera download!

aplikasi nonton bola shotsgoal apk

Serangan Balik Mematikan Malut United

Taktik serangan balik yang diterapkan Malut United terbukti efektif melumpuhkan pertahanan Persis. Tim asuhan Peter de Roo tersebut gagal mengantisipasi kecepatan transisi yang ditampilkan Laskar Kie Raha. Setiap kali Persis kehilangan bola, lini belakang mereka tampak kelabakan menghadapi serangan balik lawan.

Peter de Roo mengkritisi mentalitas pemainnya yang tidak disiplin dalam menjalankan instruksi. Meski telah diperingatkan tentang bahaya serangan balik Malut, para pemain tetap melakukan kesalahan fatal dalam pengambilan keputusan. Hal ini yang kemudian dimanfaatkan dengan baik oleh pemain Malut United untuk mencetak gol.

Bek Persis, Eky Taufik, mengakui kelemahan timnya dalam menghadapi taktik lawan. “Kami beberapa kali melakukan kesalahan dan pengambilan keputusan fatal yang mengakibatkan gol. Kami sebetulnya sudah mengantisipasi, tetapi kami mengambil keputusan yang keliru,” ujar Eky.

Baca Juga: Persita Melejit, Semen Padang Terpuruk: Empat Kemenangan Beruntun Angkat Kepercayaan Diri

Masalah Kreativitas di Lini Serang

Masalah-Kreativitas-di-Lini-Serang

Selain masalah defensif, Persis juga mengalami kesulitan dalam mengembangkan serangan. Peter de Roo menyoroti lambatnya tempo permainan dan buruknya kualitas umpan di sepertiga akhir lapangan. “Ketika menguasai bola, tempo permainan kami sedikit lebih lambat. Kami gagal mencapai sasaran dengan baik,” keluhnya.

Kualitas umpan yang buruk menjadi masalah utama yang menghambat efektivitas serangan Persis. Meski berhasil menembus pertahanan lawan, pemain Persis kerap gagal memberikan umpan yang tepat kepada rekan setim. Hal ini membuat mereka kesulitan menciptakan peluang berbahaya.

Meski sedikit membaik pada babak kedua, masalah kreativitas ini tetap menjadi pekerjaan rumah yang serius bagi Peter de Roo. Tidak adanya pemain yang mampu menjadi playmaker andalan membuat serangan Persis mudah diprediksi dan diantisipasi lawan.

Tekanan Berat untuk Peter de Roo

Kekalahan ini semakin meningkatkan tekanan terhadap Peter de Roo. Dengan tujuh laga tanpa kemenangan dan catatan buruk di kandang sendiri, posisi pelatih asal Belanda itu mulai dipertanyakan. Performa tim yang tidak kunjung membaik menjadi pertanda bahwa ada masalah sistemik yang perlu segera diatasi.

Eky Taufik mewakili seluruh pemain meminta maaf kepada suporter atas kekalahan ini. “Kami semua, baik itu pemain dan pelatih, bertanggung jawab atas kekalahan pada laga ini. Kami meminta maaf untuk seluruh suporter,” ujarnya. Komitmen untuk segera memperbaiki performa di laga selanjutnya menjadi harapan terakhir.

Dengan tren negatif yang berlanjut, Persis harus segera menemukan formula yang tepat untuk bangkit. Jika tidak, mereka terancam terjerumus lebih dalam ke zona degradasi. Pertandingan-pertandingan selanjutnya akan menjadi ujian berat bagi Peter de Roo dan para pemain. Manfaatkan juga waktu luang anda untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi tentang berita sepak bola indonesia terupdate lainnya hanya dengan klik liga1indonesia.id.

Related Posts

Borneo FC Hadapi Persib Dalam Duel Perebutan Puncak Klasemen

Pertandingan tunda pekan ke-21 BRI Super League akan mempertemukan Borneo FC dan Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (15/03/2026) malam WIB. Duel ini diprediksi sengit karena kedua tim bersaing…

John Herdman Disarankan Panggil Ezra Walian ke Timnas Indonesia

Nama Ezra Walian kembali mencuat jelang digelarnya FIFA Series 2026 yang akan berlangsung pada 27-30 Maret. Penyerang Persik Kediri ini dianggap sebagai pemain kunci yang bisa masuk dalam starting XI,…

You Missed

Borneo FC Hadapi Persib Dalam Duel Perebutan Puncak Klasemen

Borneo FC Hadapi Persib Dalam Duel Perebutan Puncak Klasemen

John Herdman Disarankan Panggil Ezra Walian ke Timnas Indonesia

John Herdman Disarankan Panggil Ezra Walian ke Timnas Indonesia

Toni Firmansyah Selamatkan Persebaya dengan Posisi Baru di BRI Super League

  • By Dhiraj
  • March 4, 2026
  • 22 views
Toni Firmansyah Selamatkan Persebaya dengan Posisi Baru di BRI Super League

Pelatih Dewa United Kritik Tim Meski Menang di Derbi Banten

  • By M.Rangga
  • February 27, 2026
  • 12 views
Pelatih Dewa United Kritik Tim Meski Menang di Derbi Banten

Rahmat Hidayat Pulih Setelah Kolaps di Tengah Pertandingan

  • By M.Rangga
  • February 22, 2026
  • 14 views
Rahmat Hidayat Pulih Setelah Kolaps di Tengah Pertandingan

Persib Dibantai Ratchaburi FC dan Hodak Minta Maaf ke Bobotoh

  • By M.Rangga
  • February 12, 2026
  • 16 views
Persib Dibantai Ratchaburi FC dan Hodak Minta Maaf ke Bobotoh