LIGA 1 INDONESIA

Informasi Terupdate Liga 1 INDONESIA

Erwan Hendarwanto Tinggalkan PSIM dan Bergabung dengan Garudayaksa FC

Bagikan

Pelatih berpengalaman Erwan Hendarwanto resmi berpisah dengan PSIM Yogyakarta setelah sukses membawa tim promosi ke BRI Super League 2025/2026. Kepergiannya mengejutkan banyak pihak mengingat kontribusinya yang besar selama musim lalu.

Erwan Hendarwanto Tinggalkan PSIM dan Bergabung dengan Garudayaksa FC

Erwan, 49 tahun, sebelumnya hanya berstatus caretaker menggantikan Seto Nurdiantoro. Dalam delapan pertandingan, ia berhasil membawa PSIM meraih tujuh kemenangan dan sekali kalah, mencetak 16 gol serta hanya kebobolan lima kali. Prestasi ini membuat namanya terus menjadi sorotan publik sepak bola nasional.

tebak skor hadiah pulsa  

Saat dikonfirmasi, Erwan menanggapi kabar kepindahannya dengan nada bercanda namun tegas. Ia menyatakan, “Kalau sekarang ya benar, saya enggak di PSIM karena enggak latihan,” dan menambahkan, “Ya serius to,” ketika diminta klarifikasi.

Kabar Gembira bagi pecinta bola, khususnya Timnas Garuda. Ingin tau jadwal timnas dan live streaming pertandingan timnas? Segera download!

aplikasi nonton bola shotsgoal apk

Menuju Garudayaksa FC

Setelah meninggalkan PSIM, Erwan Hendarwanto memilih bergabung dengan Garudayaksa FC, kontestan Pegadaian Championship milik Presiden Prabowo Subianto. Keputusan ini menandai babak baru dalam kariernya sebagai pelatih.

Erwan memberi isyarat kepastian statusnya bisa ditunggu dalam waktu dekat. Ia menegaskan tidak ingin mendahului pernyataan resmi manajemen PSIM dan meminta media menunggu pengumuman resmi dari klub.

Ketika ditanya soal waktunya bergabung dengan Garudayaksa, Erwan menjawab singkat namun penuh makna: “Kalau sekarang Garuda di dada,” sambil tersenyum. Jawaban ini menunjukkan antusiasmenya menyambut tantangan baru di klub berjuluk Spirit of Garuda.

Baca Juga: Mauro Zijlstra Tinggalkan Eredivisie dan Sambut Tantangan di Liga Indonesia

Rekam Jejak Cemerlang di PSIM

Erwan Hendarwanto Tinggalkan PSIM dan Bergabung dengan Garudayaksa FC

Musim lalu, Erwan menunjukkan kemampuan luar biasa dalam mengelola PSIM. Ia berhasil membawa tim promosi ke kasta tertinggi, sekaligus membuktikan kualitasnya sebagai pelatih yang mampu membalikkan keadaan dalam waktu singkat.

Sebelum kesuksesan itu, Erwan juga pernah menyelamatkan PSIM dari degradasi pada musim 2018/2019 akibat hukuman FIFA. Saat itu, tim harus menerima pengurangan sembilan poin akibat tunggakan gaji terhadap tiga pemain asing Belanda.

Keberhasilan membawa PSIM ke Super League bukan hanya soal kemenangan di lapangan, tetapi juga membangun mental tim. Erwan mampu memanfaatkan pengalaman dan strategi matang untuk mengubah situasi sulit menjadi prestasi gemilang bagi Laskar Mataram.

Harapan dan Tantangan Baru di Garudayaksa

Bergabung dengan Garudayaksa FC menjadi tantangan baru bagi Erwan. Klub ini tengah membangun ambisi besar di Pegadaian Championship dan ingin memanfaatkan pengalaman pelatih asal Magelang tersebut.

Erwan diharapkan bisa membawa mental juara dan pengalaman manajerialnya untuk membentuk tim yang kompetitif. Kehadiran Erwan juga memberi inspirasi bagi pemain muda yang ingin menunjukkan kemampuan terbaik mereka di level nasional.

Meski meninggalkan PSIM, Erwan menegaskan fokusnya kini ada pada Garudayaksa. Filosofi dan strategi yang telah terbukti berhasil di PSIM akan menjadi modal penting untuk membangun tim yang solid, serta mengejar prestasi tinggi bersama klub barunya. Simak terus pembahasan sepak bola Indonesia terupdate lainnya hanya di liga1indonesia.id.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.